About Me

Foto saya
Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia
Asix adalah sebuah kata yang berasal dari dua suku kata A dan six (enam). kalau digabung akan membentuk nama belakang saya yaitu anam. Sedangkan poel sebutan nama depan saya yang berasal dari saiful. karena lidah orang maduralah nama yang berarti pedang itu menjadi poel. tanggal lahir saya sama dengan tangal lahir bungkarno, tapi masih harus ditambah 24 hari lagi. Kalau tahun kelahiran waktu itu sedang bloming-blomingnya revolusi biru. atau masa dimana para petambak tergila-gila sama udang windu. Persisnya tahun kelahiran saya 1986.

Selasa, 01 Februari 2011

BROMO, Eksotik sampai Semburat

Gambar diambil dari Pananjakan, Pasuruan JATIM.

Foto disamping tangga menuju kawah bromo.

Dalam beberapa bulan ini Gunung Bromo yang terletak di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur menjadi pembicaraan hangat masyarakat seindonesia maupun dikancah inmternasional. Gunung yang terkenal dengan eksotismenya itu mendadak bergetar setelah beberapa minggu sebelumnya Gunung Merapi Jawa Tengah meluluhlantahkan beberapa desa sekitar dengan asap panasnya.

Gunung Bromo seakan tak mau ketinggalan momen mendebarkan itu. Dengan sentilan kekutannya dia mencoba mengeluarkan dahaknya (baca: batuk, lanjutan flunya atau menggigil). Alhasil suara batuknya mendebarkan jiwa yang tinggal hingga puluhan meter.

Tidak cukup dengan suaranya, Bromo juga mengeluarkan 'slilitannya' yang mengakibatkan genteng-genteng penduduk membentuk alunan nada antara satu dengan yang lainnya. keadaan diperparah dengan glegeannya yang membawa bau yang amat tak sedap. Kemudian sehunbungan dengan pilek tadi, bromo mengeluarkan masuk anginnya dengan menyebarkan abu vulkanik hingga mencapai madura (utara) dan jember (timur). Pemandangan kawasan hutanpun berubah menjadi badai gurun pasir.

Cerita dibawah ini imajinasi  penulis aja
Hingga pada suatu ketika orang-orangpun berfikir bagaimana mengatasi masalah letusan gunung. " bagaimana kita ambil sisi positif dari kejadian tersebut," ucap MR Z. Cacian bertubi-tubi pun diluncurkan mengucilkan Z karena ingin mengambil sisi positif dari sebuah musibah. Tak ingin dirinya terus di caci maki, Z pun mencoba style rambut baru agar otaknya lebih gampang ber fikir.

woooowwww..
hasilnya pun menggairahkan. abu-abu yang merusak ladang kubis, bawang preng, wortel, kentang dan lainnya dah diubahnya menjadi hasil kreatif. hasilnya sungguh menegangkan. 


Idenya itu selain mampu mengingatkan kita akan mengerikannya musibah gunung, juga mampu menghiptonis orang yang memandang hasil karyanya. karyanya cukup mungil tapi mempunyai harga selangait.


Sebuah jam tangan yang didesain dari abu panas yang membuat orang terbirit-birit hingga tak lagi melihat kebelakang hanya melihat kedepan.




Tulisan ini benar-benar tak berujung karena hanya hasil ngacok poel. ini hanya mengingatkan kita akan arti penting.

1. berpikirlah positif
2. berhenti mengeluh
3. bersabar
4. terus berusaha
5. setiap ada keinginan dan usaha pasti ada jalan (Man Jadda Wa Jaddah).

Diatas iku jame beneran dari abu gunung vulkanik.
nah nek dibawah ini jam tangan ku. casio 85 dw


AYO memilih Dengan ISTIKHOROH

Jika kita masih merasa hidup tentu sering dihadapkan pada sebuah pilihan. Namun sebagai muslim sadarkah kita atau pura -pura tak taukah dalam membuat pilihan teramat sering melupakan Allah SWT. Sering kita  memilih meminta pendapat pada teman, sahabat, orang tua, bahkan pacar akan sebuah pilihan. Padahal Islam mengajarkan kita agar mengutamakan pendapat sang Pencipta dalam sebuah pilihan. Jabir bin Abdillah Radhiallahu’anhu berkata: Adalah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam mengajari kami shalat Istikharah utk memutuskan segala sesuatu. 
Shalat Istikharah adalah shalat sunnat dua raka’at yang dilakukan ketika sesuorang ragu dalam memilih dua perkara atau lebih. Pelaksanaan salat istikharah tak ada bedanya dengan salat biasa. Hanya dua raka'at. Niat saat takbiratul ihram : aku salat sunnat istikharah karena Allah SWT. Pada raka'at pertama, setelah membaca al-Fatihah disunatkan membaca surat al-Kaafiruun, dan pada raka'at kedua (setelah al-Fatihah) membaca surat al-Ikhlas. Setelah salam membaca doa
:
Rosul Bersabda: “Apabila seseorang di antara kamu mempunyai rencana utk mengerjakan sesuatu hendaknya melakukan shalat sunnah dua rakaat kemudian bacalah doa ini:74- {{اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ -أَوْ قَالَ: عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ- فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ -أَوْ قَالَ: عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ- فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ}}.“Ya Allah sesungguhnya aku meminta pilihan yg tepat kepadaMu dgn ilmu pengetahuanMu dan aku mohon kekuasaanMu dengan kemahakuasaanMu. Aku mohon kepadaMu sesuatu dari anugerahMu Yang Maha Agung sesungguhnya Engkau Mahakuasa sedang aku tidak kuasa Engkau mengetahui sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adl Maha Mengetahui hal yg ghaib. Ya Allah apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini {orang yg mempunyai hajat hendaknya menyebut persoalannya} lbh baik dalam agamaku dan akibatnya terhadap diriku atau -Nabi Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: …di dunia atau akhirat- sukseskanlah untukku mudahkan jalannya kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lbh berbahaya bagiku dalam agama perekonomian dan akibatnya kepada diriku maka singkirkan persoalan tersebut dan jauhkan aku daripadanya takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada kemudian berilah kerelaanMu kepadaku.” (89)
Tidak menyesal orang yg beristikharah kepada Al-Khaliq dan bermusyawarah dengan orang-orang mukmin dan berhati-hati dalam menangani persoalannya. Allah Ta’ala berfirman: “… dan bermusyawarahlah kepada mereka dalam urusan itu . Bila kamu telah membulatkan tekad bertawakkallah kepada Allah…” (89) HR. Al-Bukhari 7/162. 
Jika persoalan biasa aja disarankan istikhoroh apalagi cari jodoh..
yuuk bareng-bareng istikhoroh.