About Me

Foto saya
Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia
Asix adalah sebuah kata yang berasal dari dua suku kata A dan six (enam). kalau digabung akan membentuk nama belakang saya yaitu anam. Sedangkan poel sebutan nama depan saya yang berasal dari saiful. karena lidah orang maduralah nama yang berarti pedang itu menjadi poel. tanggal lahir saya sama dengan tangal lahir bungkarno, tapi masih harus ditambah 24 hari lagi. Kalau tahun kelahiran waktu itu sedang bloming-blomingnya revolusi biru. atau masa dimana para petambak tergila-gila sama udang windu. Persisnya tahun kelahiran saya 1986.

Senin, 16 Mei 2011

Onani Pikiran

Judul tersebut penulis kutip dari seorang sahabat. Bukan maksud untuk menulis jorok atau hanya mencari sensasi. Tapi karena dua kata itu penulis membuka lembar ASIXPOEL ini. Hal yang awalnya terasa sangat berat, sampai kini ya masih terasa berat. Namun ketika berkomunikasi dengan kawan yang terus mengonani pikirannya membuat semangat didada berkobar untuk mengikuti jejaknya.

Cara beronaninya sangat simpel, tapi bisa membawa perubahan yang cukup besar. MENULIS..ya satu kata ini selalu dianggap hal yang sulit untuk dikerjakan. Karena itulah penulis mengatakan menulis adalah beronani pikiran. Dengan beronani kita akan merasakan kenikmatan batin. Kita bisa mengekspresikan apa yan selama ini yang ada di otak kita namun tak mampu kita keuarkan. sehingga diam dalam kebuntuan.

Dengan begitu kita akan mengenali seseorang dari tulisannya (gaya tulisan dan isinya). Kita akan tau apakah orang tersebut berpengetahuan luas, sempit atau kerjanya cuma duduk tidur makan dan tidur lagi (itulah kegiatan penulis).

Tapi apakah untuk menjadi penulis kita harus beronani. Jawabannya Ya. Kita memaksa memasukkan terlebih dulu sesuatu yang baru pada otak kita atau harus memeras memori yang telah lama mengendap. Dengan begitu akan ada sesuatu yang akan keluar.
lanjutnya giman ya memulai menulis itu????

next time..

Rabu, 09 Maret 2011

JAKARTA ON MERDEKA TIMUR

Mengunjungi kota impian (Jakarta) masyarakat Indonesia harusnya membuat kita terkagum-kagum (diam sejenak menikmati objek yang selama ini kita lihat dari layar kaca.

Tapi dihari pertama dikota ini justru terasa miris. Kota, Ibu Kota Negara yang harusnya bisa menjadi cermin wilayah lain justru contoh yang harus dihindari. Kenapa tidak? 'Jendela dunia' yang harusnya dipajangi dengan gemerlapnya Ibu Kota disambut dengan pemukiman-pemukiman yang amat kontras dengan gedung-gedung bertingkat. Perasaan ini justru yang membuat penulis diam seakan tak percaya...
Bagaimana bisa ketimpangan yang amat sangat ini terjadi dan mungkin akan terus terjadi selama tak ada rencana strategis mengatasi semuanya.(kalu gini rasanya ane ngritik pemerintah, padahal sekarang ane didalamnya). Tapi perubahan itu mulailah dari diri sendiri,

*******

Cerita seriusnya cukup segitu aja, sekarang ane mau curhat ni..dari rumah semua pembekalan dah ready, agar tak ada satupun barang yang ketinggalan dikereta (ane berangkat dari malang naik kereta api gajayana). tapi mengapa oh kenapa..barang berharga yang terpakai justru yang raip terbawa kereta. Bukan salah masinis terlalu lemot membawa kereta hingga membuat otak tak sinkron, bukan pula salah managemen yang membuat tontonan yang sama sepanjang perjalanan (KA TV, yang muncul cuma gambar kereta dan iklan, hiburan lainnya mung sak encrit). Akulah yang harus dipersalahkan karena tak amanah menjaga jaket lamamater kesayangan ku..aku baru teringat meninggalkannya hingga sampai dikos-kosan (kos mung numpang adus, setelah semua mandi kita diusir, katanya udah ada yang pezen duluan..lessoh dek).
akhirnya kumantapkan kaki menuju stan informasi sapa tau ada info..jawaban yang kudapat " gak ada yang nyerahin mas, biasanya ada yang nyerahin, coba aja cari di Stasiun Kota" coba minta dokontakkan atau minta kontak yang mungkin bisa dihubungi dstasiun kota mereka cuma bilang "langsung aja kesana" . Yah secara ane cuma tamu disini dan pertama juga, hanya tunduk lessu yang kudapat saat menghampiri rangers lain (kami ber5 dari lang 2 cewk 3 cowok, pas dah jadi power rangers ngalam)..
Tapi lahamdulillah kita akhirnya dapat penginapan di saudaranya rangers pink..Alham dulillah juga saudaranya tu biasa solat jamaah..jadi kami ketularan baek juga..alhamdulillah..
tinggal siapkan menuju Karantina...