About Me

Foto saya
Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia
Asix adalah sebuah kata yang berasal dari dua suku kata A dan six (enam). kalau digabung akan membentuk nama belakang saya yaitu anam. Sedangkan poel sebutan nama depan saya yang berasal dari saiful. karena lidah orang maduralah nama yang berarti pedang itu menjadi poel. tanggal lahir saya sama dengan tangal lahir bungkarno, tapi masih harus ditambah 24 hari lagi. Kalau tahun kelahiran waktu itu sedang bloming-blomingnya revolusi biru. atau masa dimana para petambak tergila-gila sama udang windu. Persisnya tahun kelahiran saya 1986.

Jumat, 26 April 2019

Nikmat yang tidak disangka-sangka (Menuju Adelaide Autralia selatan)


Segala puji bagi Allah tuhan sekalian alam, sungguh benar bahwa nikmat Allah takkan pernah dapat kita hitung satu persatu. Jadi untuk apa lagi kita hidup berkeluh kesah

Kamis, 24 April 2019
Tak pernah terpikirkan saya akan berangkat ke negeri kanguru ini, karena bahasa inggris saya yang super parah. Tapi Allah berkehendak lain, hari ini pukul 18.40 wib jadwal pesawat akan mengantar saya ke benua aborijin. Jam 16.00 saya sudah tiba dibandara juanda terminal 2 untuk melakukan cek in. Tiket pesawat yang saya pegang adalah singapore airline, but alur pesawatnya dari surabaya ke changiairport singapura terlebih dahulu menggunakan Silkair dan dilanjutkan dari singapura menuju adilaide australia menggunakan singapura airline.
Herannya, masalah selalu menerpa saya setiap kali Allah akan memberikan nikmat yang tak pernah disangka-sangka. Saat saya cek in di counter silkair, paspor saya dinyatakan tidak memiliki visa, padahal visa telah diurus oleh institusi dan saya pun telah mencetak visa yang telah disetujui. Ternyata, setelah menunggu 10 menit baru diketahui bahwa nomor paspor yang ada di visa salah ketik 355 tertulis 335. Panik?pasti, karena saya telah pamit kepada keluarga, kerabat dan teman-teman bahwa saya akan berangkat ke Australia. Apajadinya jika saya batal ke Australia hanya karena salah ketik angka, belum lagi koper telah penuh dengan barang untuk keperluan selama disana.
Dan pihak maskapaipun mempersilahkan saya menunggu diruang tunggu selagi mereka menghubungi pihak imigrasi Australia. Tidak butuh waktu lama, sekira 30 menit mereka menghampiri saya dan menyatakan visa saya yang salah ketik telah di edit dan saya diijinkan cek in untuk terbang menuju Australia.
Tepat pukul 19.00 wib pesawat lepas landas menuju Australia. Walaupun tidak ada layar depan untuk hiburan baik movie maupun lagu, pihak silkair memberikan fasilitas hiburan menggunakan hp kita. Jadi setelah lepas landas dan tanda sabuk pengaman dipadamkan, kita dipersilahkan menghidupkan hp dengan mode pesawat dan menghidupkan wifi. Setelah wifi terkoneksi dengan wifi silkair kita disarankan untuk mendownload aplikasi silkair di play store. Setelah mengunduh maka nikmatilah hiburan yang ada. Movie, lagu, dan lain-lain, tapi wifi tidak dapan digunakan menjelajah situs lain selain aplikasi silkair.  Diatas pesawat kita diberi pilihan makanan dan minuman.
Perjalanan menunju singapura ditempuh dengan waktu 2 jam 10 menit, jadi saya sampai di singapura pukul 21.00 WIB/pukul 22.00 waktu singapura. Penerbangan selanjutnya adalah pukul 23.00 waktu singapura. Saya landing di terminal 2 dan melanjutkan perjalanan di termina 3. Untuk transfer ketermina 3 kita tidak perlu keluar bandara tapi cukup menggunakan skytrain yang merupakan fasilitas bandara changi.
Begitu sampai ditermina 3 kita melewati pemeriksaan bandara gate a3, dan herannya, saat dilakukan pemeriksaan, air dalam botol minuman kita harus dihabiskan terlebih dahulu, dan botol dipersilahkan dibawa untuk mengisi air kembali yang telah disediakan. selanjutnya saya menunggu panggilan pesawat....

bersambung..........

Kamis, 13 September 2018

Mengenal Tes IELTS



International English Language Testing System (IELTS) atau  Sistem Pengujian Bahasa Inggris Internasional (IELTS) secara luas diakui sebagai sarana yang dapat diandalkan untuk menilai apakah kandidat siap untuk belajar atau berlatih dalam bahasa Inggris. IELTS terbagi atas dua versi tes, yaitu versi Tes Akademik dan Pelatihan Umum. Jika tujuan anda mengambil ielts untuk melakukan pendidikan sarjana atau pasca sarjana di Luar negeri seperti Australia, Amerika atau Inggris maka sebaiknya anda memilih Versi Akademik saat anda melakukan pendaftaran tes IELTS ,namun sebaliknya jika tujuan anda untuk melamar pekerjaan atau hal lainnya seperti pendidikan tingkat SMA atau dibawahnya sebaiknya pilihlah versi umum.


Tes IELTS terbagi atas beberapa bagian yakni listening, reading, Writing, dan Speaking. Berikut penjelasannya :

Listening

 Sesi ini terdiri atas empat bagian, masing-masing terdiri atas 10 pertanyaan. Dua bagian pertama berkaitan dengan kebutuhan sosial. Ada percakapan antara dua pembicara dan monolog (percakapan sendiri/cerita). Dua bagian terakhir berkaitan dengan konteks pendidikan atau pelatihan. Ada percakapan dua orang lebih hingga empat orang ada juga monolog. Berbagai jenis pertanyaan digunakan, termasuk: pilihan ganda, pertanyaan jawaban singkat, penyelesaian kalimat, catatan / grafik / penyelesaian tabel, pemberian label diagram, klasifikasi, pencocokan. Peserta tes hanya mendengar rekaman sekali dan menjawab pertanyaan saat mereka mendengarkan.
Pertama-tama Peserta bisa langsung mengisi jawaban di kertas soal dan diberi kesempatan 10 menit untuk memindahkan jawaban dari kertas soal ke kertas jawaban.

Reading
 Ada tiga bacaan yang disajikan untuk dibaca peserta tes dengan tingkat kesulitan yang berbeda, pada sesi ini peserta harus menjawab 40 pertanyaan. Bacaan biasanya diambil dari majalah, jurnal, buku dan surat kabar. Setidaknya satu bacaan berisi argumen logis yang terperinci. Berbagai jenis pertanyaan digunakan, termasuk: pilihan ganda, pertanyaan jawaban singkat, penyelesaian kalimat, catatan / bagan / penyelesaian tabel, pemberian label diagram, klasifikasi, daftar / frasa yang cocok, memilih judul paragraf yang sesuai dari daftar, identifikasi penulis pandangan / sikap - ya, tidak, tidak ada jawaban, atau benar, salah, tidak ada jawaban.

Writing
 Ada dua tugas yang diberikan, dan peserta diberi waktu 20 menit pada Tugas pertama, diman peserta harus menulis setidaknya 150 kata atas soal yang ditanyakan, dan pada tugas ke dua peserta diberi waktu 40 menit untuk menuliskan jawaban sebanyak 250 kata. Penilaian pada Tugas 2 memberikan lebih banyak bobot daripada Tugas 1. Dalam Tugas 1, kandidat diminta untuk melihat diagram atau tabel dan untuk menyajikan informasi dengan kata-kata mereka sendiri. Mereka dinilai berdasarkan kemampuan mereka untuk mengatur, menyajikan dan mungkin membandingkan data, menggambarkan tahapan proses, menggambarkan suatu objek atau peristiwa, menjelaskan bagaimana sesuatu bekerja.

Speaking

Sesi ini membutuhkan waktu antara 11 sampai 14 menit. Ini terdiri dari wawancara lisan antara peserta dan pemeriksa.
 Ada tiga bagian utama dalam sesi speaking:
 Bagian 1 peserta dan penguji memperkenalkan diri dan kemudian kandidat menjawab pertanyaan-pertanyaan umum tentang diri mereka, rumah / keluarga mereka, pekerjaan / studi mereka, minat mereka dan berbagai macam bidang topik umum yang serupa. Bagian ini berlangsung antara empat dan lima menit.
 Bagian 2 Kandidat diberikan kartu tugas dengan petunjuk dan diminta untuk berbicara tentang topik tertentu. Kandidat memiliki waktu satu menit untuk mempersiapkan dan mereka dapat membuat beberapa catatan jika mereka mau, sebelum berbicara antara satu dan dua menit. Pemeriksa kemudian menanyakan satu atau dua pertanyaan pembulatan.
 Bagian 3 Penguji dan kandidat terlibat dalam diskusi tentang isu-isu dan konsep yang lebih abstrak, yang secara tematik terkait dengan prompt topik di Bagian 2. Diskusi berlangsung antara empat dan lima menit.
 Sesi Speaking menilai apakah kandidat dapat berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Inggris. Penilaian ini memperhitungkan Kefasihan dan Koherensi, Sumber Daya Leksikal, Ragam Gramatika dan Akurasi, dan Pelafalan.

Dan bagaimana penilaian TES IELST?

Penilaian atau score IELTS tidak seperti skor TOEFL yang mencapai ratusan tes IELTS tertinggi hanya angka 9 dan nilai terendah adalah 0. berikut penjelasannya dalm bahasa inggris

HOW IS IELTS SCORED? 
 IELTS results are reported on a nine-band scale. In addition to the score for overall language ability IELTS provides a score, in the form of a profile, for each of the four skills (Listening, Reading, Writing and Speaking). These scores are also reported on a nine-band scale. All scores are recorded on the Test Report Form along with details of the candidate’s nationality, first language and date of birth. Each Overall Band Score corresponds to a descriptive statement which gives a summary of the English language ability of a candidate classified at that level. The nine bands and their descriptive statements are as follows: 
 9 Expert User — Has fully operational command of the language: appropriate, accurate and fluent with complete understanding. 
 8   Very Good User - Has fully operational command of the language with only occasional unsystematic inaccuracies and inappropriacies. Misunderstandings may occur in unfamiliar situations. Handles complex detailed argumentation well. 
 7 Good User - Has operational command of the language, though occasional inaccuracies, inappropriacies and misunderstandings in some situations. Generally handles complex language well and understands detailed reasoning. 
 6 Competent User - Has generally effective command of the language despite some inaccuracies, inappropriacies and misunderstandings. Can use and understand fairly complex language, particularly in familiar situations. 
 5 Modest User — Has partial command of the language, coping with overall meaning in most situations, though is likely to make many mistakes. Should be able to handle basic communication in own field. 
 4 Limited User — Basic competence is limited to familiar situations. Has frequent problems in understanding and expression. Is not able to use complex language. 
 3 Extremely Limited User - Conveys and understands only general meaning in very familiar situations. Frequent breakdowns in communication occur. 
 2 Intermittent User - No real communication is possible except for the most basic information using isolated words or short formulae in familiar situations and to meet immediate needs. Has great difficulty understanding spoken and written English. 
 1 Non User - Essentially has no ability to use the language beyond possibly a few isolated words. 
 0 Did not attempt the test. — No assessable information. 
 Most universities and colleges in the United Kingdom, Australia, New Zealand and Canada accept an IELTS Overall Band Score of 6.0 or 6.5 for entry to academic programmes. IELTS scores are increasingly being recognised by universities in the USA